happy sunday

happy sunday

Kamis, 04 November 2010

Suki Hangat Menyehatkan
Jumat, 22 Oktober 2010 13:31
Mau makan enak tetapi tetap sehat? Kalau iya, maka menu-menu suki menjadi pilihan yang tepat. Menu khas negara-negara di Asia Timur ini memang diakui sebagai menu yang sangat sehat. Selain meminimalisir penggunaan minyak, suki terbuat dari bahan-bahan bebas lemak.
Resto Manager X.O Suki, Andi Chandra Wijaya mengatakan, menu suki adalah menu yang sangat meyehatkan karena pemasakannya mengandalkan cara perebusan. Beraneka ragam susi dimasukkan ke dalam pan (pot/panci) yang berisi kuah sup, setelah itu langsung dinikmati hangat.
”Menu suki sangat tepat dikonsumsi untuk siapapun yang peduli dengan kesehatan. Selain tidak menggunakan banyak minyak, bahan suki yang digunakan juga bebas lemak. Justru kandungan proteinnya sangat tinggi,” papar Andi pada Malang Post, kemarin siang.
Menu suki juga bukan masakan yang ribet dalam pembuatannya. Pasalnya bahan-bahan yang dibutuhkan mudah didapatkan di supermarket, seperti daging sapi, daging ikan, seafood dan sayur-sayuran, serta proses pemasakannya yang hanya memasukkan ke dalam kuah sup. Menurut Asisten Sifu (koki) X.O Suki, Gasianto, yang sedikit menyulitkan hanya saat pembuatan kuah sup ayam saja.
”Untuk pembuatan kuah sup ayam memerlukan waktu yang sedikit panjang karena harus mengambil saripati dari ayam. Butuh waktu berjam-jam untuk merebus ayam. Tetapi untuk perebusan suki sendiri hanya membutuhkan waktu total 10 menit. Itu pun bisa dilakukan di atas meja makan,” terangnya.
Selain kuah sup ayam, suki juga bisa dinikmati dengan kuah sup tom yam. Kedua jenis kuah sup ini memiliki karakter yang berbeda. Jika sup ayam memiliki rasa gurih, sup tom yam memiliki cita rasa asam dan sedikit pedas.
”Proses pembuatan sup tom yam juga lebih mudah karena bumbu-bumbunya sudah tersedia dalam bentuk pasta (jadi) di supermarket. Tinggal mencampurkan dengan air, sudah bisa digunakan untuk menikmati aneka suki,” pungkas Gasianto. (nda/han)

Resep Suki ala X.O Suki MX Mall
Sumber: Gasianto (Asisten Sifu/Koki X.O Suki MX Mall)

Suki Burung Seafood

Bahan:
Cumi Sotong        250 gram
Udang    size 25        4 ekor
Crabstik        1 potong
Wijen Hitam         8 biji

Cara Membuat:
1.    Bersihkan cumi sotong lalu iris hingga berbentuk lembaran.
2.    Kupas kulit udang, namun sisakan bagian ekornya, bersihkan. Belah separuh badan udang dan tidak sampai putus.
3.    Iris tipis crabstik menjadi delapan lembar, sisihkan.
4.    Masukkan udang yang sudah dibersihkan ke dalam lembaran cumi sotong. Atur bentuknya hingga menyerupai burung.
5.    Untuk memperjelas penampilannya, tambahkan wijen hitam di bagian mata burung, lalu di bagian samping badannya tambahkan lembaran crabstik.
6.    Suki Burung Seafood siap direbus bersama sup ayam atau sup tom yam.


Suki Sapi Gulung Udang

Bahan:
Sapi Slice        4 lembar
Udang size 25        4 ekor
Daging Ikan Tengiri     200 gram

Cara Membuat:
1.    Kupas kulit udang dan sisakan bagian ekornya, lalu bersihkan.
2.    Giling daging ikan tengiri lalu bagi menjadi empat.
3.    Beber sapi slice, masukkan udang dengan posisi ekor berada di luar, lalu masukkan juga gilingan daging ikan tengiri. Gulung rapat dan simpan di lemari es.
4.    Setelah dingin, Suki Sapi Gulung Udang siap direbus dengan sup ayam atau sup tom yam.


Suki Tofu Isi Sotong

Bahan:
Tofu             4 kotak
Cumi Sotong        250 gram
Crabstik        1 potong
Wijen Hitam        8 biji

Cara Membuat:
1.    Goreng tofu sebentar saja, lalu belah di bagian tengah secara membujur. Saat  membelah jangan sampai putus, sisihkan.
2.    Giling daging sotong, bagi empat bagian.
3.    Masing-masing bagian masukkan pada belahan tofu yang sudah digoreng.
4.    Sebagai pemanis, tambahkan wijen hitam untuk bagian mata dan irisan memanjang crabstik sebagai mulut.
5.    Simpan di lemari es, dan jika sudah dingin, bisa disajikan dengan kuah sup ayam atau kuah sup tom yam sesuai selera.

Wadah Biru Muda atau Putih? Sesuai Isi Kantong Anda
Mendengar nama X.O Suki mungkin masih terasa asing di telinga pecinta kuliner Malang. Namun jika sering berwisata kuliner di Jakarta atau Surabaya, nama resto ini tentunya sudah tidak asing lagi.
X.O Suki merupakan resto yang khusus menyajikan menu-menu suki. Di Malang, X.O Suki hadir di MX Mall sejak 8 Agustus lalu. Total sebanyak 80 jenis suki yang disajikan di resto untuk segmen menengah ke atas ini dengan range harga mulai Rp 9.800 hingga Rp 26.800.
“Untuk membedakan harga masing-masing suki, kami menyediakan tray suki dengan tujuh warna. Range harga yang paling bawah kami tempatkan pada biru muda. Sedangkan untuk yang paling spesial kami tawarkan pada piring bulat berwarna putih,” beber Resto Manager X.O Suki, Andi Chandra Wijaya.
Meski di Malang sudah ada resto suki, X.O Suki tidak gentar menghadapi persaingan. Sebab resto yang sudah memiliki belasan cabang di Jakarta, Surabaya dan Medan ini memiliki keunggulan tersendiri. Selain kualitas pemilihan bahan dan penyimpanannya yang diperhatikan, yang membuat suki di X.O Suki istimewa adalah penyajiannya yang sangat cantik.
“Salah satunya seperti Suki Burung Seafood yang kami buat dari daging sotong dan dibentuk menyerupai burung. Bentuk-bentuk yang indah ini menarik pengunjung dan membangkitkan selera makan,” lanjutnya.
Penyajian suki satu persatu ini jugalah yang membedakannya dengan steamboat. Meski sama-sama menggunakan pan (pot/panci), tetapi sesungguhnya menu suki dan steamboat berbeda. Kalau steamboat, pembeliannya langsung satu paket. Pengunjung tidak bisa memilih isiannya karena sudah jadi satu. Sedangkan untuk suki, pemilihan jenisnya sesuai dengan selera pengunjung.
“Kalau lebih suka kepiting, mereka bisa memilih suki yang terbuat dari kepiting. Kalau lebih suka daging sapi, pilih yang daging sapi, begitu seterusnya. Tidak seperti steamboat yang semuanya jadi satu paket,” terang pria yang pernah tinggal di Amsterdam Belanda tersebut. (nda/han)
Menu Nusantara ala Prime Bistro
Jumat, 08 Oktober 2010 14:31
Pecinta kuliner di Kota Malang semakin dimanjakan dengan banyaknya resto dan kafe baru. Kali ini giliran kafe dan steak resto ternama, Prime Bistro yang didirikan di kota dingin ini.
Prime Bistro merupakan franchise asli Indonesia yang menawarkan hidangan aneka steak. Berbeda dengan tempat makan lainnya yang berkonsep resto atau kafe, Prime Bistro justru memilih mengusung konsep bistro yang tak lain merupakan perpaduan dari resto dan kafe yang dikemas menjadi satu. Dengan konsep ini, Prime Bistro tak hanya enak digunakan sebagai tempat makan, tetapi juga nongkrong. Tak heran jika Prime Bistro hadir dengan menu lezat ala resto serta tampilan suasana dan desain interior ala kafe.
“Selama ini cukup jarang tempat makan yang tampil dengan konsep bistro. Kalau tidak resto saja, biasanya kafe saja. Prime tampil dengan konsep bistro agar pengunjung yang datang ke sini bisa menikmati sajian sekaligus menikmati suasana untuk nongkrong,” papar owner Prime Bistro Malang, Eko Syah S.Sos MM.
Bertempat di @MX Plaza, Prime Bistro menyajikan beraneka ragam menu steak. Sebut saja US Prime Rib - Premium Angus Beef, Alaska Wild Salmon, Chicken Montray Jack dan T-Bone Steak, semua bisa dinikmati oleh pecinta kuliner yang menggemari menu daging panggang ini. Untuk melengkapi kenikmatan hidangan, Prime Bistro juga menawarkan beraneka saus yang rasanya semakin menyempurnakan daging panggang.
Meski dipenuhi menu-menu steak, namun bukan berarti pecinta kuliner tidak bisa menikmati sajian lain jika bertandang ke bistro ini. Demi memenuhi keinginan warga Malang yang menyukai menu-menu khas nusantara, Prime Bistro juga menghadirkan menu-menu khas Indonesia, seperti Sayur Asam Wani Roso, Nasi Timbel dan Ayam Kluwek. Untuk snack, pecinta kuliner bisa menjajal Fried Banana Cheese.
Menu-menu Indonesia yang dihadirkan Prime Bistro selain lezat juga mudah dimasak. Bahannya simpel dan mudah didapatkan, proses memasaknya juga tidak membutuhkan waktu yang lama. Pecinta kuliner pun bisa mempraktikkannya di dapur. Simak, yuk! (nda/han)

Ayam Kluwek
Bahan:
Daging ayam fillet    200 gram
Bawang Putih        2 siung
Bawang Merah     3 siung    
Kluwek        5-7 biji
Garam dan gula    secukupnya

Cara Membuat:
1.    Belah biji kluwek menjadi dua bagian jangan sampai rusak. Keluarkan isinya dan bersihkan biji kluwek dari dagingnya. Cuci dengan air bersih dan sisihkan.
2.    Haluskan bawang merah dan bawang putih, sisihkan.
3.    Haluskan daging ayam dengan blender, lalu masukkan bumbu bawang yang sudah dihaluskan. Tambahkan dengan galam dan gula, aduk rata.
4.    Setelah tercampur rata, masukkan adonan daging ayam ke dalam biji kluwek yang sudah dibersihkan.
5.    Setelah seluruh adonan masuk ke dalam biji kluwek, kukus adonan ini hingga daging matang.
6.    Ayam kluwek bisa disajikan dengan saos sesuai dengan selera.    

Banana Fried Cheese
Bahan:
Pisang Kepok        3 buah
Tepung Terigu        3-4 sdm
Telur             1 butir
Keju            100 gram
Gula pasir        secukupnya
Gula merah        secukupnya
Vanili            secukupnya
Garam
Minyak goreng


Cara Membuat:
1.    Bersihkan pisang dari kulitnya lalu belah dua masing-masing buah. Iris bagian tengah pisang, tetapi jangan sampai putus.
2.    Potong keju membujur persegi panjang dengan ketebalan sekitar 1/2 cm dan panjang 3-5 cm. Masukkan potongan keju ke dalam belahan pisang lalu sisihkan.
3.    Buat adonan dengan cara mencampur tepung, telur, gula pasir, vanili dan sedikit garam. Kocok hingga semuanya tercampur rata.
4.    Panaskan minyak goreng. Sembari menunggu, masukkan potongan pisang yang sudah diisi dengan keju ke dalam adonan tepung. Begitu minyak panas, masukkan pisang berbalut adonan ke dalamnya. Goreng hingga berubah warna menjadi kecoklatan.
5.    Setelah matang, sajikan Banana Fried Cheese di atas piring dengan gula merah dan ditambah dengan parutan keju.


Tips:
1.    Jika tidak terlalu suka dengan pisang, maka bisa diganti dengan ketela atau ubi. Proses pemasakannya tidak jauh berbeda dengan bahan pisang.
2.    Untuk isian, selain keju, bisa juga digunakan cokelat meses atau bahan lainnya sesuai dengan selera.


Kenali Kematangan Steak
Menikmati hidangan steak tidak seperti menikmati sajian lainnya. Selain dibutuhkan feel, agar semakin nikmat, pecinta kuliner juga wajib mengetahui jenis-jenis steak, baik itu didasarkan pada jenis daging maupun tingkat kematangannya.
Jika didasarkan pada jenis dagingnya, ada beef steak yang terbuat dari daging sapi, chicken steak yang terbuat dari daging ayam, pork steak yang terbuat dari daging babi, hingga steak ikan seperti salmon steak.
Untuk jenis beef steak sendiri masih terbagi dalam beberapa varian, yakni didasarkan pada letak daging seperti sirloin, tenderloin atau t-bone, serta didasarkan pada jenis sapi yang dipotong, seperti US Beef dari Amerika, NZ Beef dari New Zaeland, dan Kobe Beef dari Jepang.
”Dengan banyaknya varian daging, jumlah menu steak yang disajikan di Prime Bistro hampir mendekati 100 menu. Tinggal disesuaikan dengan selera saja,” kata Eko yang juga menjabat sebagai komisionaris di beberapa perusahaan seperti PT Sriana Tirta Tama, CV Adam dan CV Cahaya 99.
Untuk tingkat kematangan, jenis steak terdiri dari tiga varian, yakni steak rare, medium dan well done. Untuk steak rare, sebagian besar daging masih berwarna merah. Hal ini terjadi karena proses pemasakannya menggunakan suhu yang lebih rendah. Patokannya adalah suhu daging setelah dimasak 60 derajat celcius.
Jenis kedua, steak medium merupakan steak yang bagian sisi luarnya sudah berwarna merah muda, tetapi bagian tengahnya masih berwarna kemerahan. Untuk pilihan yang satu ini suhu ketika selesai dipanggang adalah 70 derajat celcius.
”Sedangkan untuk steak well done adalah steak yang tingkat kematangannya sempurna. Untuk jenis ini banyak disukai oleh masyarakat Indonesia,” imbuh pria kelahiran Malang 28 Mei 1970 ini. (nda/han)
 

Lomba Akustik Jepang Memukau
Rabu, 03 November 2010 17:21
MALANG - Budaya Jepang tampaknya sudah menjadi budaya populer bagi generasi muda tanah air saat ini. Tak heran bila segala sesuatu berbau Jepang selalu menyita perhatian. Bukan hanya komik atau kartun dan animasi asal Negeri Matahari Terbit saja yang selama ini digandrungi masyarakat Indonesia sejak dua dekade silam, musik khas ala negeri olahraga Sumo itu sekarang sudah mewabah di kalangan anak muda.
Seperti terlihat di Door Lob SMAN 8 Malang kemarin. Area tersebut tampak penuh disesaki penonton yang mayoritas siswa-siswi sekolah berjuluk Smarihasta tersebut. Mereka memadati tempat tersebut untuk menyaksikan penampilan beberapa grup musik yang membawakan lagu-lagu berbahasa Jepang dengan iringan irama akustik.
Para penonton tampak terhanyut dengan buaian musik yang easy listening itu. Tak jarang dari mereka ikut menyanyikan lagu macam Summer Song yang beken dipopulerkan oleh Yui atau Hitomino Jyunin karya L-Arc en Ciel yang dibawakan oleh para peserta. Sebanyak lima peserta yang masing-masing beranggotakan enam orang tampil bergantian di atas pentas.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian acara yang dilombakan di Language Festival 2010-2011 yang digelar di SMAN 8 Malang mulai 2-3 November yang didukung Malang Post. Sebanyak lima kelompok dari lima sekolah berbeda ambil bagian pada lomba Akustik Jepang untuk pelajar tingkat SMA, SMK dan MA se-Malang Raya itu.
Salah satu peserta yang berpartisipasi adalah perwakilan dari SMKN 8 Malang. Penampilan kelompok musik beranggotakan lima pelajar putra dan satu pelajar putri itu cukup memikat hati dewan juri dan segenap penonton. Lagu Blue Bird dari Ikimono Gakari dan tembang Hitomino Jyunin dari L-Arc en Ciel dibawakan dengan apik sehingga sukses mengantar mereka tampil sebagai juara pertama.
Rasa bangga dilontarkan oleh salah seorang personel mereka, Elva Nirmala Rodian. “Acara ini bagus sekali untuk menambah wawasan pelajar tentang bahasa asing. Bahasa Jepang mengalami perkembangan pesat di Indonesia. Budaya musiknya juga tak kalah populer di Kota Malang. Kemenangan ini bakal menjadi motivasi kami untuk terus membuat simfoni  yang indah, tidak hanya dalam Bahasa Jepang tapi juga dalam berbagai bahasa dunia,” ungkap gadis yang didapuk sebagai vokalis ini.
Senada dengan yang disampaikan Elva, tanggapan juga disampaikan oleh Ketua Panitia Language Festival 2010-2011, Laily Fandia. “Kami mengadakan lomba ini karena memang melihat fenomena Bahasa Jepang yang sudah marak dipelajari oleh generasi muda di Malang. Pecinta musik Jepang di Malang juga tak kalah banyak. Hasilnya, penyelenggaraan pun berjalan semarak,” tuturnya kepada Malang Post.
Selain lomba Akustik Jepang, berberapa lomba lain juga sukses digelar di ajang Language Festival tersebut. Seluruh lomba juga sudah mendapatkan pemenang. Beberapa di antaranya yaitu, Drama Musikal Bahasa Inggris yang berhasil dimenangkan oleh MAN 3 Malang, Drama Bahasa Jerman dimenangkan SMKN 8 Malang serta SMPN 4 Malang menjadi yang terbaik di lomba Drama Modern Bahasa Indonesia. (tom/lim)
 
Nokia Edarkan C7
Rabu, 03 November 2010 17:15
MALANG – Saat pasar ponsel tanah air sedang fokus memperhatikan ponsel Nokia dengan kamera terbaik, N8, vendor asal Finlandia ini diam-diam menghadirkan tipe baru lagi di kelompok ponsel high-end. Ponsel anyar yang ikut meramaikan bursa ponsel tanah air di penghujung tahun 2010 ini adalah Nokia C7.
Sama seperti N8, Nokia C7 merupakan ponsel layar sentuh yang diperuntukkan bagi segmen menengah ke atas. Di jaringan Global Teleshop, produk ini tampil dengan harga jual Rp 4,150 juta, atau berada di bawah Nokia N8 yang promonya masih berjalan gencar.
“Tanpa woro-woro yang ramai seperti N8, tiba-tiba Nokia menampilkan produk baru yang berada di kelas dan kelompok yang sama dengan N8, yakni C7. Stok barang C7 sudah tersedia sejak awal pekan ini. Harga jualnya sudah ditentukan, yakni sekitar Rp 4,150 juta,” beber CS Nokia Sales and Care MOG, Vicky Kurniawan pada Malang Post, kemarin.
Nokia C7 merupakan pilihan tepat bagi pecinta Nokia yang menganggap N8 masih terlalu berat. Pasalnya selain dibanderol dengan harga yang lebih terjangkau, Nokia C7 memiliki fitur yang tidak berbeda jauh dengan sang kakak. Hanya memang ada pengurangan di beberapa fitur.
Salah satunya seperti pada resolusi kamera. Jika N8 tampil ciamik dengan kamera beresolusi 12 mega piksel, maka C7 hanya dibekali dengan kamera beresolusi 8 mega piksel. Meski masih kalah dengan sang kakak, tetapi tetap saja kamera ponsel dengan resolusi sebesar 8 mega piksel sudah sangat luar biasa yang patut diacungi jempol.
Kelebihan lain dari ponsel layar sentuh berukuran 3.5 inch ini adalah kapasitas memori internal yang sangat besar, yakni mencapai 8 GB. Dengan kapasitas sebesar ini, pengguna tak perlu repot-repot lagi menyediakan memory card sebagai ruang penyimpanan data.
”Ponsel ini juga sudah menggunakan OS Symbian generasi 3 seperti yang sudah dibenamkan Nokia pada N8. Sehingga bagi pecinta Nokia yang ingin menjajal kehebatan OS terbaru ini tetapi tidak tertarik dengan N8, bisa mencoba C7,” sambungnya.
Sementara itu, bagi pengguna yang hobi menjelajah dunia maya, ponsel ini merupakan pilihan yang tepat. Ponsel ini telah mendukung konektivitas 3G 850/900/1700/1900/2100 Mhz dan 2G 850/900/1800/1900 MHz dimana koneksi 3G-nya dinilai memiliki kecepatan akses yang lebih cepat dari ponsel apapun, yakni 10.2 Mbps untuk download dan 2.0 Mbps untuk upload. (nda)
 

Pesona Cerita Harry Potter


SHARE :   Facebook     Twitter     Blogger     Wordpress

Buku merupakan gudang ilmu dan membaca adalah jendela dunia. Semua orang pasti setuju dengan pernyataan tersebut. Dengan membaca kita bisa mendapatkan berbagai pengetahuan baru yang terjadi di seluruh dunia.
Bagi yang memiliki hobi membaca buku, biasanya menyukai bacaan apa saja. Dimulai dari bacaan yang berat seperti buku pengetahuan umum, sampai dengan bacaan yang ringan seperti cerita novel.
Cerita dalam novel juga bisa kita jadikan sebagai sarana hiburan sekaligus menambah wawasan. Anda sudah tentu mengetahui cerita novel yang sempat menjadi fenomenal dengan daya imajinasinya. Ya, siapa yang tidak tahu dengan buku novelnya JK Rowling, Harry Potter.
Kisah Harry Potter
Cerita Harry Potter, dengan tokoh utamanya bernama Harry Potter, mengisahkan tentang perjalanan hidup seorang penyihir yang ditinggalkan oleh ayah ibunya sejak masih bayi. Ia dengan paman dan bibinya disekolahkan di sekolah khusus penyihir Hogwards, karena Harry memiliki kemampuan sebagai seorang penyihir seperti kedua orang tuanya.
Serial Harry Potter terdiri atas 7 judul cerita. Setiap cerita mengisahkan perjalanan Harry Potter setiap tahun di sekolah Hogwardsnya. Harry tidak sendirian, ia memiliki dua orang sahabat yang setia bernama Ron Weastley dan Hermione Granger. Bertiga mereka melewati masa sekolah di Hogwards penuh dengan petualangan.
Terutama petualangan Harry Potter, hidupnya selalu dihantui oleh Pangeran Kegelapan Lord Voldemort karena Harry Potter dianggap sebagai penghalangnya untuk mewujudkan kekuatan sihir hitamnya.
Penggemar Harry Potter
Para maniak baca novel tentu suka mencari cerita novel yang menarik, menghibur, cerdas, serta diikuti dengan alur cerita yang mengasyikkan.
Cerita Harry Potter bisa dijadikan salah satu alternatif bagi para maniak novel untuk dijadikan bahan bacaan. Bahkan bisa dijadikan sebagai koleksi novel pribadi di rumah.
Tokoh utama cerita Harry Potter ini seorang remaja, sehingga pas untuk menarik perhatian para maniak novel yang mayoritas remaja. Tidak hanya di Indonesia, Harry Potter juga digandrungi di seluruh dunia. Bahkan, novelnya pun dialihbahasakan lebih dari 20 bahasa negara-negara di dunia. Hebat, bukan?
Tidak cukup hanya novel, cerita Harry Potter pun dialihmediakan ke layar lebar. Hal ini dilakukan guna mengobati rasa penasaran penggemar Harry Potter yang ingin melihat gambaran sesungguhnya dari tokoh imajinatif tersebut. Dari anak-anak hingga orang dewasa menjadi penonton film Harry Potter.
Inspirasi Harry Potter
Novel Harry Potter yang memiliki banyak penggemar sudah tentu dibuat dengan daya imajinasi yang tinggi dan dikemas dengan alur cerita yang kreatif dan tidak membosankan. Bukan tidak mungkin cerita yang bergenre imajinatif lainnya pun juga bisa mengikuti jejak JK Rowling.
Tahukan Anda dimana pengarang yang sempat menjadi pengarang terkaya di dunia itu mendapatkan ide membuat cerita Harry Potter?
JK Rowling pada waktu tertentu sedang menempuh perjalanan ke sebuah kota kecil di Inggris dengan menggunakan kereta. Selama perjalanan, kereta yang ia tumpangi melintasi padang rerumputan yang hijau, dan banyak burung yang beterbangan.
Nah, berawal dari pemandangan yang ia lihat dari dalam kereta itulah ide untuk membuat cerita Harry Potter yang memiliki bangunan sekolah di tengah padang rumput muncul.
Ide yang datang tidak diduga tersebut, muncul dari sebuah perjalanan. Agak klise terdengar, namun namanya pikiran dan imajinasi seseorang tidak ada yang bisa menduga berasal dari mana.
Sehingga tidak jarang juga kita mendengar banyak penulis novel mendapatkan ide cerita tidak hanya berdasarkan pengalaman pribadi. Ide cerita juga bisa didapat dengan melihat, mendengar atau merasakan sesuatu di mana pun kita berada.

Apa Aja: AKHIR CERITA DORAEMON

Apa Aja: AKHIR CERITA DORAEMON: "Quote: Akhir cerita Sejak tahun 1980-an, banyak sekali bermunculan cerita dan spekulasi tentang akhir kisah Doraemon. * Kisah pertama —..."

LETUSAN ANAK KRAKATAU